Showing posts with label catetan. Show all posts
Showing posts with label catetan. Show all posts

Sunday, October 22, 2023

Menegur

Kata atasan saya menegur bawahan adalah termasuk pekerjaan (task) yang tidak enak. Kalau tidak percaya silahkan dicoba.

Yang membuat tidak enak karena harus menyampaikan fakta yang kemungkinan menyinggung atau tidak disukai oleh orang yang kita tegur. Apalagi masyarakat kita adalah masyarakat yang menjaga harmoni, yang tidak enakan dan saling diam-diaman kalau ada yang salah.

Menegur menjadi tidak enak karena konsepnya adalah menyampaikan tentang sesuatu hal yang kurang baik terkait dengan orang yang kita tegur, dengan kata lain menyampaikan kesalahan dan kekurangan dari orang tersebut.

Bagaimana kalau menegur itu diubah untuk memperbaiki seseorang atau membuat seseorang menjadi lebih baik. Kita sampaikan faktanya seperti itu dan diharapkan ini tidak terjadi lagi. Karena semangat ini maka kita berfokus kepada apa-nya dan bagaimana memecahkannya, bukan siapa-nya.

Friday, August 11, 2023

Ada yang Meninggal, yang Menyolati Banyak



Tadi siang menyempatkan diri untuk sholat jumat di Masjid Salman ITB. Sebelum sholat dimulai sudah diumumkan bahwa setelah menunaikan sholat jumat, dilanjutkan dengan sholat jenazah.

Benar saja setelah selesai salam, langsung imamnya mengajak semua jamaah untuk berdiri dan merapat. Sholat jenazah segera akan dimulai. 

Yang membuat saya kagum adalah jamaah yang menyolati begitu banyak. Hampir penuh dalam ruangan masjid Salman ITB. Dan sholatnya dilakukan dua gelombang. 

Berarti orang baik, pikir saya. Dia meninggal di hari baik dan yang menyolati begitu banyak. Dan benar saja teryata almarhum adalah aktivitis dan pengurus masjid Salman ITB. Sudah banyak "karya" dia di dunia dan menjadi bekal menuju alam berikutnya.

Kalau begini, saya langsung bertanya dalam hati, "Kalau gua mati, banyak gak yang nyolati?"

Photo by Mantas Hesthaven on Unsplash

Thursday, October 20, 2022

Pergi ke Masjid dengan Berjalan Kaki

Selama saya bekerja dari rumah atau work form home (WFH), saya mendapatkan pengalaman yang menarik.

Pengalaman tersebut saya dapatkan ketika saya mau menunaikan sholat jumat. Dikarenakan jarak rumah saya ke masjid cukup dekat saya memilih berjalan kaki pergi ke masjid sekligus berolahraga siang-siang. Kata orang sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Dan di sini pengalaman menariknya.

Dengan mengenakkan peci dan menenteng sajadah saya berjalan menuju masjid. Dan selama perjalanan itu, ada dua pengendara mobil dan tiga pengendara motor yang menaarkan tumpangan kepada saya. Karena sedari awal niatnya mau olahraga, maka semua tawaran tersebut saya tolak dengan halus. Dan menariknya dari kelima orang tersebut hanya satu yang saya kenal. Itu juga karena dia tetangga saya. Selebihnya saya tidak kenal.

Tuesday, March 30, 2021

Yang Penting Berusaha. Sukses atau Gagal itu Hanya Hasil Akhir

 

Banyak Peran Orang Lain dan Hal Lainnya di Dalamnya.


Berhasil atau gagal itu hanya hasil akhir. Orang tidak lihat prosesnya.
Berhasil atau gagal itu hanya hasil akhir.

Pada suatu waktu ada seseorang yang memposting soal dirinya di situs linkedin. Dalam postingannya, dia pernah dikritik oleh koleganya bahwa dia adalah orang yang kaya pengalaman namun miskin prestasi. Karena di dalam curriculum vitae-nya dia tidak mencantumkan prestasi atau pencapaian selama bekerja.

Alasannya sederhana, namun dalam. Dia tidak pernah mencantumkan karena dia tidak mau mengklaim seluruh keberhasilannya itu semata-mata kerja keras dia seorang. Padahal ada peran orang lain dan tentunya Alloh SWT di belakang itu semua. Misalnya, dia pernah mencapai penjualan melebihi target yaitu 110%. Dia meragukan kalau itu hasil kerja kerasnya sendiri. Menurutnya ini merupakan hasil bersama-sama dengan kata lain banyak orang yang berkontribusi atas pencapaian ini.

Jadi, kita jangan cepat terpukau ketika membaca prestasi atau pencapaian orang di linkedin. Karena apa yang tertera di situ belum tentu menggambarkan keseluruhan kejadian yang sebenarnya. Bagaimana mungkin postingan dalam satu halaman di situs bisa menceritkan keseluruhan diri seseorang? Kalau membuat deskripsi singkat dan menarik pengunjung itu soal lain.

Tuesday, February 2, 2021

Kebijaksanaan Berasal dari Yang Satu, Kembali ke Yang Satu


Kebijaksanaan Ada di Mana-mana

Seorang murid datang menemui gurunya. Dengan wajah tertunduk sepasang bola mata bergerak dengan tatapn kosong. Mulutnya seperti komat-kamit. Sang guru hanya terdiam tanpa berkata apa-apa.

"Guru, saya dalam kebingungan."Akhirnya meluncur juga kata-kata dari mulutnya.

"Apa yang membuatmu bingung, anakku?"

"Saya bingung dengan banyaknya kebijaksanaan yang bertebaran di mana-mana."

"Lalu?"

Monday, February 1, 2021

Result vs Output vs Outcome

Result :

Something that happens or exists because of something else:

-The road has been widened, but the result is just more traffic.

-His broken leg is the direct result of his own carelessness.

-I tried to repaint the kitchen walls with disastrous results.

-To ensure good/the best results, use Italian tomatoes and fresh basil.


Saturday, January 30, 2021

Apa Itu Sistem?

Pertandingan mix martial art (MMA)

Ini pernah terjadi. Beberapa bulan setelah rampung memperoleh sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) kami menghadapi sertifikasi SJH (Sistem Jaminan Halal). Biasanya kegiatan sertifikasi seperti kegiatan audit. Ada tim dari lembaga yang berwenang berkunjung dan melakukan pemeriksaan. Mereka akan memeriksa lapangan dan dokumen yang terkait. 

Mengenai dokumen, ada yang bertanya, "apakah kita harus buat SOP yang baru?" Maksudnya dia yang satu untuk sertifikasi CPKB dan yang satu untuk sertifikasi SJH dokumennya harus dipisahkan. Teman saya nyeletuk, "Gampang saja. SOP yang ada tinggal ditambahi "bismillah" di atasnya. Gampang, kan?" Teman saya ini sedang bercanda namun maksudnya benar. 

Kalau menurut saya kita tidak harus membuat SOP yang terpisah untuk dua keperluan yang berbeda karena yang mau diperiksa itu-itu juga. Orang dari BPOM memeriksa fasilitas produksi, begiu juga orang LP POM MUI memeriksa tempat yang sama. Cuma bedanya adalah kalau orang BPOM memeriksa dengan aspek CPKB sedangkan orang LP POM MUO dengan aspek SJH. Nah terus dokumennya bagaimana agar bisa diperiksa untuk dua tujuan berbeda?

Friday, January 29, 2021

Gagal atau Berhasil, Keduanya Baik Untuk Dipelajari




Ada seorang teman yang menceritakan perilaku "unik" bapaknya. Bapaknya tidak pernah memberi tahu mana yang seharusnya dilakukannya ketika menghadapi masalah.  Sekarang, teman saya ini ikut mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh kedua orang tuanya. Berarti dia adalah generasi ke-2 dalam perusahaan keluarganya.  Jadi kalau ada masalah, ketika si anak bertanya maka bapaknya hanya mengatakan silahkan saja kamu ambil keputusan. Cuma yang membuat hati mangkel adalah ketika gagal, bapaknya baru memberi tahu apa yang benarnya seperti apa. Kalau begini, anaknya suka meggerutu. Kenapa tidak dikasih tahu dari awal, kalau sudah tahu akan gagal? Dan menurutnya dia baru bisa mengerti tindakan bapaknya itu setelah sekian lama.

Sepintas memang membuat kesal, namun apa yang dilakukan bapaknya adalah sebuah kebaikan buat anaknya. Anaknya dibuat mandiri dengan cara tersendiri. Dari awal bapaknya sudah mendorong untuk membuat keputusan walau pun itu akan gagal. Dan biasanya kita akan lebih "nyantol" pelajarannya kalau mengalami kegagalan terlebih dahulu atau lebih mudah belajar dari sebuah kegagalan dari pada keberhasilan yang kita buat. Jadi learning by doing; learning from failure. Dan tentu proses belajar dari kegagalan ini masih dalam rentang resiko yang terkendali.

Friday, January 22, 2021

Bagaimana Membentuk Kebiasaan Baru

gerakan plank

First we make our habits, then our habits make us. – Charles C. Noble


Untuk menjelaskan "hebatnya" kebiasaan, atasan menjelaskan dengan menggunakan kata habit. Ketika huruf "h"-nya dihilangkan masih ada "a bit". "A bit" ini masih ada maknanya. Kemudian kalau kita hilangkan huruf "a"-nya masih ada "bit". "Bit" ini pun masih ada maknanya. Kemudian kalau kita hilangkan huruf "b"-nya masih ada "it". "It" ini pun masih ada maknanya. Dan ketika kita hilangkan huruf "i"-nya maka tinggal huruf "t".

Jadi kebiasaan itu tidak mudah untuk dihilangkan, sekaligus tidak mudah membentuk sebuah kebiasaan baru. Ketika kita memulai kebiasaan baru, maka kita harus berubah. Perubahan itu tidak menyenangkan, seperti halnya orang yang biasa buang air besar di kloset jongkok, harus melakukannya di kloset duduk. Alhasil orang tersebut jongkok di kloset duduk.

Thursday, January 21, 2021

Bukan Sekedar Diada-adakan

A leader is leading

 

Waktu mengikuti Executive Program Quality Management yang diampu oleh  Dr Kano , beliau mengajukan serangkaian pertanyaan kepada saya.

"Apakah perusahaan Anda ada masalah dengan penurunan penjualan?"

"Tidak ada."

"Apakah perusahaan Anda memiliki masalah produk?"

"Tidak ada."

"Kalau begitu, mengapa Anda menerapan TQM? Anda ini TQM lover!" Begitu pungkasnya.

Thursday, December 17, 2020

Bedanya Toyota Kata dengan Toyota Way

Saya sedang membaca buku Toyota Kata karya Mike Rother. Menurut saya ini buku yang bagus. Apa yang membedakan antara Toyota Kata dengan Toyota Way-nya Jeffrey Liker? Menurut saya kalau Toyota Way membahas Toyota dari luar; yang kasat mata sedangkan Toyota Kata itu membahas Toyota dari dalamnya.

Ide dari buku adalah mengapa organisasi atau perusahaan lain, walau pun sudah menerapkan Toyota Production System atau hal-hal yang berbau Toyota namun tidak memperoleh hasil yang sama? Jawabannya ada di buku ini.

Selama ini kita hanya menangkap yang terlihat oleh mata. Toyota menerapkan kanban, kita ikut menerapkan. Toyota menerapkan A3 report, kita ikut menerapkan. Padahal yang paling penting adalah bagaimana kita berfikir dan bertindak seperti orang Toyota. Itulah disebut dengan Toyota Kata. Jadi Toyota Kata adalah bagaimana orang Toyota itu berfikir dan bertindak. Jadi yang ditekankan di sini adalah membangun pola fikirnya.

Kalau digambarkan maka Toyota Kata seperti gambar di bawah ini. Gambar ini adalah hasil karya Gemma Jones. Jadi kalau kita mau menerapkan Toyota Production System selain kita membangun raganya kita juga membangun fisiknya.


source : Gemma Jones

Tuesday, December 8, 2020

Motivator dan Motivasi Ada di Mana-mana



Semasa kuliah menjelang akhir (yang tak berakhir-akhir alias lama lulus) saya dan teman-teman pernah membuah semacam lembaga training. Namanya Pentagon Training House. Seperti halnya lembaga training lainnya kami menjadi trainer dan menyediakan layanan training kepada teman-teman yang ada lembaga kampus seperti keluarga mahasiswa, himpunan dan rohis. Materi yang kami berikan pun beragam, karena latar belakang kami beragam, tergantung dari pada permintaan teman-teman. Istilah kerennya adalah palugada. Apa-apa lu minta gua ada. Dan bayarannya beragam juga. Mulai dari terima kasih, konsumsi satu kali makan dan uang. Terakhir kami pernah dibayar dengan angka yang cukup lumayan.

Sunday, November 15, 2020

Pengetahuan dan Pembelajaran



Dalam teori 4 lensa Deming (Deming’s theory of profound knowledge) disebutkan bahwa pengetahuan adalah perpaduan teori dan pengalaman atau teori yang sudah diujikan/dilakukan.

Teori itu sesuatu yang mendasari, berupa hipotesis atau asumsi yang berasal dari membaca buku, sharing pengalaman orang lain, googling, dan lain sebagainya. Teori dibutuhkan untuk membuat prediksi ketika memutuskan dan mengerjakan sesuatu.

Saturday, November 14, 2020

Ternyata Rahasia Enaknya Indomie Kuah Itu Ada di Bungkusnya



Kita semua tahu bahwa indomie dan mie instan lainnya adalah sesuatu barang yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari, apalagi sehari tiga kali. Dia kita hadirkan dalam perut kita untuk mengembang sehingga bisa mengganjal lambung yang dalam keadaan lapar. Dengan bumbu penyedap dan cabe bubuknya membuat hari kita menjadi sempurna menikmati makanan ini. Dengan atas nama apa pun sebagian besar kita pernah mengalaminya pengalaman menyantap indomie ini.

Dan dengan berbagai alasan sebagian besar orang masih mengkonsumsi indomie ini. Baik indomie goreng maupun indomie kuah. Ada yang karena masalah ekonomi, seperti sebagian besar saudara-saudara kita dan mahasiswa, bosan dengan makanan yang ada, ada yang ingin nostalgia masa-masa dulu, ada yang sebagai makanan di luar jam makan yang eksis dan lain sebagainya. Intinya orang masih menikmati indomie baik rutin maupun sewaktu-waktu. 

Sunday, November 8, 2020

Ketika Lapangan Tidak Seindah Rencana



Saya pernah mengerjakan relayout ruangan selama bekerja di tempat saya bekerja sekarang. Relayotu karena ada departemen yang pindah ke ruangan baru, relayout karena penambahan staff dan lain sebagainya. Dari pekerjaan ini saya mendapatkan sebuah pembelajaran yang menarik. Kalau melihat di kertas lay out ruangan terasa luas, namun ketika dipraktekkan ke lapangan terasa sempit. Ternyata di lapangan tidak seindah rencana. Malah pernah kejadian harusnya di area tersebut bisa muat satu meja, ternyata tidak. Kalau mau harus dengan meja yang lebih kecil ukurannya. Padahal waktu merancangnya sudah berdasarkan gambar lay out perusahaan. Jadi tidak asal-asalan.

Wednesday, September 30, 2020

Paragon dan Tukang Ojek



Ngomong-ngomong soal Paragon, ada yang tahu enggak kalau dulu itu Paragon namanya Pusaka Tradisi Ibu? Gara-gara nama ini orang suka mengira ini perusahaan obat, bukan perusahaan kosmetik. Karena kata-kata pusaka tradisi ibu-nya itu.

Tuesday, September 29, 2020

Apapun Masalahnya, Alloh SWT Tempat Mengadu



Apa yang telah orang tua saya ajarkan kepada anaka-anaknya? Saya dengan pasti menjawab mereka mengajarkan bagaimana menyerahkan hidup ini hanya kepada Alloh SWT, Tuhan semesta alam. Mereka mendemonstrasikan bahwa dalam menghadapi semua problematika hidup, Alloh-lah tempat meminta dan memohon pertolongan. Tidak ada yang lain.

Wednesday, September 23, 2020

Corona, Jawaban Tuhan Atas Semua Doa-doa Hamba-Nya


Ada sisi lain yang belum pernah atau sedikit dibahas dari corona. Corona sebagai pandemi dan mematikan sudah banyak yang membahasnya. Kita perlu melihat dari sisi lain : corona adalah jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan manusia di muka bumi. Luar biasa memang Tuhan. Hanya dengan satu "jentikan" saja maka semua doa yang beragam itu terjawab semua dengan namanya corona.

Coba kalau kita berpikir ke belakang, banyak hal-hal yang kita keluhkan dan kita khawatirkan mengenai dunia dan kehidupan ini. Baik yang serius maupun yang tidak. Dan kita berharap ada jalan keluar atas semua itu.

Thursday, July 23, 2020

Memecahkan Masalah : Saluran Air yang Mampat

Saluran Air yang Mampat
Gambar saluran air yang hampir meluap
Saluran Setelah Dibersihkan yang Menjadi Penyumbatnya
Gambar saluran air setelah diangkat penyebat tersumbat


Sedang asyik-asyiknya bersih-bersih terdengar komentar seorang anak."Itu ada yang bocor," begitu katanya yang berlalu bersama angin. Ia sedang berkendara, membonceng ibunya.

Buru-buru saya berlari ke jalan samping rumah saya. Permukaannya basah. Dalam pikiran saya terbersit, kemungkian ada orang yang sedang cuci motor atau mobil di dekat situ. Permukaan yang basah disebabkan oleh air sisa pencuciannya.

Pikiran saya itu masih asumsi. Perlu diuji kebenarannya. Saya pun mencari buktinya. Ternyata di sekitar situ tidak ada yang sedang mencuci kendaraan. 

Perhatian saya tertuju ke saluran air yang  memanjang menuju jalan samping rumah saya. Saluran air dan jalan membentuk huruf "T". Saluran itu membawa air buangan domestik dari rumahnya.

Setelah saya lihat benar. Saluran airnya penuh dengan air. Malah hampir bocor.

Monday, July 13, 2020

Apakah Tertawa Bisa Membuat Tidur Nyenyak?




Apakah tertawa bisa membuat tidur nyenyak? 

Sampai saat ini saya belum mendapatkan jawabannya. Namun setelah memperhatikan perilaku anak saya beberapa pekan terakhir ini, saya berkesimpulan ke arah sana.

Anak saya ini mempunyai masalah dengan tidurnya. Dia sering terbangun di tengah malam. Agar bisa tidur kembali dia membutuhkan usaha yang lebih. Termasuk kami orang tuanya harus mengeluarkan "effort" juga. Kami harus menyakinkan, memberi motivasi, dan masukan agar mau tidur lagi. Jadi kalau dia susah tidur lagi, kami juga ikut-ikutan susah tidur.

Apa yang telah terjadi sehingga ada sebuah perbedaan yang signifikan?