Showing posts with label ada-ada aja. Show all posts
Showing posts with label ada-ada aja. Show all posts

Wednesday, March 4, 2020

Deming Tidak Pernah Mengakui Siklus PDCA


Siklus PDCA, plan - do - check - act. Buat yang tempat bekerjanya menerapkan Total Quality Management (TQM) pasti familiar dengan siklus yang satu ini. Siklus ini digunakan ketika kita sedang melakukan improvement yang disebabkan oleh adanya gap antara ideal condition dengan current condition, penyimpangan terhadap standar yang ada dan adanya kebutuhan pelanggan yang tidak terpenuhi.

Kadang-kadang siklus PDCA disebut juga Siklus Deming. Ini merujuk nama ahli kualitasjuga ahli statistik dari Amerika Serikat, Edward W. Deming yang pada tahun 50-an membantu Jepang bangkit dari keterpurukan setelah kalah perang. Dia mengajarkan dasar-dasar kualitas kepada orang-orang Jepang dalam membangun industrinya.

Tapi apakah pembaca tahu kalau Deming menolak kalau siklus PDCA itu adalah siklus Deming? Berdasarkan referensi yang saya baca sampai akhir hayatnya dia tidak mengakui kalau siklus PDCA ini adalah siklus Deming. Nah kalau faktanya seperti ini, sebenarnya apa yang diajarkan Deming kepada orang-orang Jepang tersebut?

Monday, July 1, 2019

Konsep Piknik Itu Sebenarnya Gampang


Tulisan ini dibuat bersamaan dengan masa liburan anak-anak sekolah. Bagi yang mempunyai keleluasaan waktu dan keleluasaan ekonomi bisa mengisinya dengan berlibur atau piknik. Maka hari-hari ini status di media sosial mulai dihiasi foto-foto dan status tentang liburannya.

Kembali ke masalah piknik. Menurut saya konsep piknik itu gampang sekali.  Konsepnya adalah seseorang dikatakan pergi piknik; jalan-jalan kalau mengunjungi suatu tempat yang jauh dari tempatnya. Tidak peduli tempat itu dikategorikan tempat wisata atau bukan. Biar lebih jelas saya kasih contoh. Saya kuliah di Bandung selama enam tahun. Kampus saya bertetangga dengan kebun Binatang Kota Bandung. Pertanyaannya adalah apakah selama kuliah itu saya sering ke kebun binatang? Jawabannya hanya sekali. Itu juga karena mengantar saudara. Andaikan tidak ada saudara yang diantar, mungkin saya tidak pernah berkunjung ke kebun binatang. Karena setiap hari melewati tempat tersebut, membuat saya sehingga tidak ada keinginan mengunjunginya. Kesannya biasa-biasa saja. Padahal orang-orang dari jauh, datang dengan kendaraan, ada yang pakai bis mengunjungi kebun binatang di akhir pekan. Sementara saya yang tinggal berapa langkah tidak berkunjung ke sana.