Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Thursday, October 20, 2022

Pergi ke Masjid dengan Berjalan Kaki

Selama saya bekerja dari rumah atau work form home (WFH), saya mendapatkan pengalaman yang menarik.

Pengalaman tersebut saya dapatkan ketika saya mau menunaikan sholat jumat. Dikarenakan jarak rumah saya ke masjid cukup dekat saya memilih berjalan kaki pergi ke masjid sekligus berolahraga siang-siang. Kata orang sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Dan di sini pengalaman menariknya.

Dengan mengenakkan peci dan menenteng sajadah saya berjalan menuju masjid. Dan selama perjalanan itu, ada dua pengendara mobil dan tiga pengendara motor yang menaarkan tumpangan kepada saya. Karena sedari awal niatnya mau olahraga, maka semua tawaran tersebut saya tolak dengan halus. Dan menariknya dari kelima orang tersebut hanya satu yang saya kenal. Itu juga karena dia tetangga saya. Selebihnya saya tidak kenal.

Saturday, March 12, 2022

Stay Focus to The Problem


Stay focus to the problem

 

Ketika saya duduk di bangku SD ada sebuah kejadian yang menarik buat saya. Saya bersekolah di sebuah SD negeri di daerah kabupaten Bekasi dengan Bapak saya sendiri sebagai kepala sekolahnya. Di dalam menjalankan operasi sekolah, Bapak saya dibantu oleh beberapa orang guru, tenaga administrasi, dan penjaga sekolah.

Untuk guru-gurunya terdiri dari guru wali kelas yang mengampu beberapa mata pelajaran sekaligus di kelas yang dia pegang. Dan ada pula guru mata pelajaran tertentu yang mengajarkan ke beberapa atau semua kelas seperti pelajaran agama dan olahraga.

Ceritanya bermula dari sini: ada seorang guru kelas mengajarkan sebuah mata pelajaran kepada murid-muridnya. Kebetulan salah satu muridnya mempunyai ibu yang berprofsesi sebagai guru juga di tempat lain. Karena merasa tidak mengerti atas penjelasan gurunya maka sang murid ini menanyakan kepada ibunya di rumah. Di saat itu sang ibu merasa apa yang telah diterangkan oleh guru anaknya berbeda dengan yang dia pahami.

Tuesday, February 11, 2020

Baru Hapal Sedikit


Pada beberapa tahun lalu, saya pernah beritikaf di masjid bilangan Pos Pengumben. Namanya orang masih bekerja, belum cuti lebaran, itikaf yang dilakukan adalah itikaf kalong. Abis maghrib datang, abis subuh pulang untuk masuk kantor.

Selain menu nasi padang gratis yang menjadi santapan sahur, itikaf ini diadakan sholat qiyamul lail berjamaah. Biasanya dilakukan di jam setengah tiga pagi setelah tidur.

Pada satu kesempatan ada sebuah kejadian menarik. Seorang jamaah menolak untuk memenuhi shaf kosong. Alasannya karena shaf tersebut terpotong tiang masjid. "Saya pernah baca hadits, bahwa shaf yang terpotong, sholatnya tidak sah."


Thursday, August 22, 2019

Simbolku, Simbolmu


Sekarang sedang heboh tentang pemotongan nisan berbentuk salib di daerah Yogyakarta. Saking hebohnya ada yang berpendapat bahwa daerah istimewa tersebut sudah tidak toleran lagi. Yang lucunya, yang heboh itu adalah orang-orang di luaran sana. Pihak keluarga almarhum sendiri sudah ikhlas atas kejadian tersebut. Pemotongan salib ini sebagai bentuk kesepakatan antara warga sekitar dengan keluarga. Kebetulan daerah tersebut hampir semuanya beragama Islam. Warga mengizinkan jenazah dimakamkan di sana dengan kesepakatan tidak membawa simbol-simbol agama.

Mengumpulkan "Receh" Agar Masuk Surga


Ketika Pak Prabowo gagal memenangkan pemilihan presiden yang kedua kalinya, ada suara-suara yang berusaha"menghibur" dirinya. Kalau mau mengabdikan diri kepada bangsa dan negara tidak harus menjadi seorang presiden. Bisa berkontribusi dengan cara yang lain. Sampai di sini saya setuju.

Sekarang kita kembalikan kepada kita sebagai ciptaan-Nya. Manusia dan jin diciptakan hanya untuk beribadah kepada Alloh SWT. Itulah misi kita di dunia ini.