Pada waktu pertama kali kasus covid-19 merebak di Indonesia, mulailah semua orang berkontribusi dalam penyampaian informasi ini. Setiap informasi baik berupa berita, infografis, video, jurnal maupun edaran pemerintah disebarulang ke seluas-luasnya. Bersyukurlah kita yang hidup di era informasi ini, dengan banyaknya media sosial yang bisa digunakan, maka penyebaran informasi ini secepatnya menyebarnya wabah ini. Mulai dari status di whatsapp, postingan di facebook, instagram maupun cuitan di twitter. Semua sarana digunakan. Hampir semua orang melakukan ini, dari beragam latar belakang, termasuk saya.
Showing posts sorted by relevance for query covid. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query covid. Sort by date Show all posts
Sunday, March 29, 2020
Tuesday, April 7, 2020
Group WA Ketika Covid-19
Hampir tiga pekan menjalani work from home saya mengamati beberapa fenomena yang terjadi di media sosial. Media sosial yang saya amati adalah whatsapp, karena ini yang terpasang di gawai saya dan sebagian besar koordinasi pekerjaan dan teman-teman saya terkoneksi di sini. Dan perlu dicatat, pengamatan ini dilakukan di group whatsapp yang saya ikuti. Saya tidak mengamati group whatsapp yang orang lain ikuti.
Fenomena pertama adalah, group whatsapp kantor sepi dan group whatsapp teman-teman sekolah ramai. Dari sekian group whatsapp, jarang sekali ada update. Kalau pun ada update, hanya satu dua yang menimpali. Ini berbeda sekali sebelum wabah covid-19 menyebar. Update-an group whatsapp bisa banyak sekali, sampai bingung mau baca yang mana, atau kalau sudah kebanyakan tinggal baca update yang terakhir.
Sebaliknya group whatsapp teman-teman sekolah, yang seringnya sepi mendadak jadi ramai sekali. Beberapa menit tidak ditengok, updatenya bisa banyak sekali. Biasanya suka ada mempertanyakan eksistensi sebuah group karena hidup segan mati tak mau, ini benar-benar eksis. Yang tidak pernah nongol atau silent reader jadi ikut-ikutan nimbrung.
Friday, February 5, 2021
Semua Hanyalah Titipan
Kalau kita dititipi sesuatu maka ketika yang yang punyanya datang mengambil seharusnya kita biasa-biasa saja. Soalnya itu bukan milik kita, kita hanya dititipi. Dan titipan itu tidak hanya barang, melainkan harta, anak, pasangan hidup, karir dan lain sebagainya.
Wednesday, April 1, 2020
Di Rumah Saja, Social Distance
Teman, apakah kamu menyadari bahwa dengan adanya wabah covid-19 ini kita menjadi terasingkan? Dengan melakukan segala aktivitas #workfromhome dan #dirumahaja membuat kita tidak bisa bertemu dengan orang lain kecuali anggota keluarga kita sendiri.
Pun ketika kita masih bisa keluar rumah untuk sekedar berolahraga selama 30 menit atau berjemur di bawah sinar matahari di jam 10 pagi, kita tetap menjaga jarak dengan tetangga dan orang yang lewat dengan #socialdistance. Ini semua agar kita biar tetap sehat, tidak menulari dan tidak tertulari.
Thursday, April 9, 2020
Sudah Lama Di Rumah Saja Social Distancing
Di masa social distancing di rumah aja ini sedikit atau banyak telah mempengaruhi kita. Yang biasanya sering keluar rumah, harus sering di rumah. Yang kerja di kantor, harus kerja di rumah. Yang belajar di sekolah, harus belajar di rumah.
Pengaruh yang pertama adalah naiknya belanja bahan baku makanan dan turunnya biaya laundry. Karena harus di rumah terus, yang biasanya makan atau jajan di luar mau tidak mau harus menyediakan makan sendiri. Mulailah mencoba-coba masakan dan berbagi resep antar sesama terjadi. Selain itu juga sebagian dari kita masih takut untuk membeli makanan yang dipesan dari luar. Karena sebagian besar aktivitas di rumah, tidak harus keluar rumah, cukup dengan daster atau piyama seseorang bisa langsung beraktivitas. Tidak membutuhkan banyak baju karena tidak bertemu langsung dengan orang-orang.
Subscribe to:
Posts (Atom)



